Profil Desa

SEJARAH DESA KUPANG NUNDING

GAMBARAN UMUM DESA KUPANG NUNDING

Sejarah Kupang Nunding Desa Kupang Nunding adalah salah satu dari desa yang terletak pada wilayah Kecamatan Muara Uya Kabupaten Tabalong, Provinsi Kalimantan Selatan. Nama Desa Kupang Nunding tersebut awalnya diambil dari kata Kupang dan Nunding. Menurut sejarahnya, Kupang Nunding dahulu kala hanya bernama Nunding kata Nunding tersebut adalah pemberian dari Pemerintah Kolonial Belanda dan pada saat itu desa tersebut banyak tumbuh pohon Kupang (sejenis pohon besar), sehingga setelah kemerdekaan Indonesia nama Desa tersebut berubah menjadi Desa Kupang Nunding. Desa Kupang Nunding merupakan daerah perkebunan karet yang berada di daerah pergunungan dengan udara yang sejuk.1 2. Batas wilayah dan luas wilayah Kecamatan Muara Uya terdiri dari 14 Desa yaitu Desa Kupang Nunding, Desa Ribang, Desa Mangkupum, Desa Kampung Baru, Desa Palapi, Desa Simpung Layung, Desa Uwie, Desa Santu’un, Desa Uya, Desa Lumbang, Desa Pasar Batu, Desa Sungai Kumap, Desa Binjai dan Desa Salikung. Adapun batas-batas Desa Kupang Nunding dengan Desa lain adalah sebagai berikut :

a. Sebelah Utara berbatasan dengan Desa Pasar Batu.

b. Sebelah Selatan berbatasan dengan Desa Ribang.

c. Sebelah Timur berbatasan dengan Desa Mangkupum.

d. Sebelah Barat berbatasan dengan Desa Ribang.

Luas wilayah Desa Kupang Nunding adalah 2.050 Ha,

yang terdiri atas 1.935 Ha tanah perkebunan, 77 Ha tanah pertanian padi, kawasan pemukiman 35 Ha, 1 Ha tanah kuburan dan 2 Ha sisanya adalah luas prasarana umum lainnya. Luas wilayah menurut penggunaan

a. Tanah sawah : sawah tadah hujan 77 ha.

b. Tanah kering : pemukiman 35 ha.

c. Tanah perkebunan : tanah perkebunan perorangan 1.935 ha.

d. Tanah fasilitas umum : kebun Desa 2 ha, lapangan olahraga 2 ha, tempat pemakaman desa 1 ha, bangunan sekolah 0,5 ha dan total luas 4,7 ha.2 3. Iklim dan Topografi Iklim dan Topografi wilayah Desa Kupang Nunding terletak pada ketinggian 254 mdl di atas permukaan laut. Curah hujan rata-rata sebesar 2.899 mm dengan jumlah bulan hujan rata-rata 5 bulan, kelembapan 85 %, dan suhu rata-rata harian 28 C Bentangan Wilayah a. Desa berbukit-bukit : 100 Ha b. Desa Kawasan Rawa : 5 Ha c. Desa Aliran Sungai : 1 Ha d. Desa Bantaran Sungai: 1 Ha Letak a. Desa DAS/ bantaran sungai : 2 Ha b. Desa rawan banjir : 5 Ha c. Desa bebas banjir : 2.043 Ha Jarak antara Desa Kupang Nunding ke Ibukota Kecamatan Muara Uya sekitar 12 km dengan jarak tempuh menggunakan kendaraan bermotor 0,25 jam, jarak ke Ibukota Kabupaten/Kota sekitar 38 km dengan jarak tempuh menggunakan kendaraan bermotor 1 jam dan jarak ke Ibukota provinsi 256 km dengan jarak tempuh menggunakan kendaraan bermotor 5 jam.3 4. Potensi Sumber Daya Alam Potensi Sumber Daya Alam yang terdapat di Desa Kupang Nunding sebagai berikut:

a. Pertanian Jumlah keluarga yang memiliki lahan pertanian sebanyak 200 keluarga dan yang tidak memiliki 157 keluarga. Berikut ini rincian kelurga yang memiliki lahan pertanian: a. Memiliki kurang dari 1 ha : 27 keluarga b. Memiliki 1,0 - 5,0 ha : 173 keluarga Komoditas tanaman pangan yang ditanam di Desa ini, diantaranya adalah padi sawah, bawang merah, cabe, dll. Sedangkan jenis komoditas buah-buahan didominasi oleh buah langsat dan buah pepaken. Pemasaran hasil pertanian dijual melalui tengkulak.4 b. Perkebunan Jumlah keluarga yang memiliki lahan perkebunan sebanyak 350 keluarga. Komoditas utama perkebunan warga adalah karet yang jumlah total seluruhnya adalah 1.935 ha. Pemasaran hasil perkebunan dijual melalui tengkulak. c. Peternakan Jenis Populasi ternak di Desa Kupang Nunding diantaranya sapi dengan jumlah pemilik 6 orang dan perkiraan jumlah populasi 20 ekor. Ayam kampung dengan jumlah pemilik 100 orang dan perkiraan jumlah populasi 525 ekor. Terakhir bebek dengan jumlah pemilik 30 orang dan perkiraan jumlah populasi 115 ekor. d. Perikanan Desa Kupang Nunding memilili budidaya air tawar dengan sarana karamba. Jenis ikan yang diproduksi yakni ikan mas dan nila. Pemasaran hasil perikanan tersebut dijual langsung ke konsumen dan ke pasar induk.5 e. Sumber Daya Air Sumber air bersih yang dimanfaatkan oleh penduduk Desa Kupang Nunding adalah 357 unit sumur gali yang dimanfaatkan 357 KK. Sedangkan jumlah sungai yang terdapat di Desa Kupang Nunding berjumlah 2 buah dengan kondisi yang keruh.

Keberagaman Masyarakat

Untuk memudahkan pemahaman tentang iklim keberagaman, ada baiknya dua kata (iklim dan keberagaman) tersebut di bahas satu persatu, sehingga dapat memberikan suatu pengertian kepada sasaran yang dikehendaki. Iklim adalah sesuatu keadaan , keadaan itu terjadi ada yang bersifat alami dan yang terjadinya secara disengaja disebabkan oleh faktor-faktor tertentu yang mempengaruhi keadaan itu, sehingga iklim tersebut tetap dalam keadaan konstan atau mungkin berubah tidak konstan. Untuk mempertegas maksud keberagamaan pada tulisan ini, adalah keberagamaan dalam konteks keagamaan di ruang lingkup masyarakat. Kedua istilah tersebut dirangkai menjadi satu kalimat, yaitu iklim keberagamaan, yang secara implisit memberikan gambaran, tentang suasana kegiatan di ruang lingkup masyarakat yang ditopang dengan nuansa-nuansa keagamaan (spritualitas) bagi masyarakat dalam realitasnya. Mayoritas penduduk Desa Kupang Nunding seluruhnya beragama Islam. Sehingga tidak mengherankan jika begitu banyak terdapat tempat-tempat ibadah, baik berupa mesjid dan musholla di setiap Dusun Desa yang digunakan untuk beribadah dan mengadakan kegiatan keagamaan. Kehidupan beragama Desa ini juga tercermin dalam kegiataan keagamaan berupa maulid atau kelahiran Nabi Muhammad Saw. yang biasa disebut dengan muludan, acara tersebut biasa dilakukan di mesjid atau musholla dan diisi dengan pembacaan ayat-ayat suci Alquran, ceramah, serta pembacaan kitab berjanzi yang berisi sholawatan yang uniknya masyarakat disini melaksanakan acara muludan layaknya seperti hari raya Idul Fitri saling bertamu ke sanak saudara dan tetangga juga makan-makan karena setiap rumah semua diharuskan menyiapkan makanan untuk menjamu tamunya. Selain itu kegiatan sosial diwarnai dengan nilai-nilai keislaman yang kental seperti peringatan Isra mi’raj yang diperingati pada tanggal 27 Rajab, acara tersebut juga biasa dilakukan dimesjid dan musholla diisi dengan pembacaan ayatayat suci Alquran dan ceramah. Kegiatan keagamaan lainnya yaitu peringatan Nuzulul Quran biasanya khusus di Trans Kayu Bawang dilaksanakn sekaligus khatam Alquran di mesjid semua masyarakat malam itu berbondong-bondong membawa jamenan atau makanan yang dibuat di dalam rangsang yang biasanya berisi nasi, lauk pauk, tahu tempe, telur matang dan dimakan bersama-sama. Peringatan Tahun baru Islam 1 Muharram di Desa ini biasanya mengadakan selamatan untuk menyambut 1 Muharram setiap warga membawa aneka makanan untuk bersama-sama dimakan ramai-ramai di masjid atau musholla yang di barengi bertahlil dan membaca doa awal tahun baru hijriyah dan juga kegiatan keagamaan lainnya adalah kegiatan arisan yasinan di Desa ini ada terbagi arisan gapoktan (gabungan kelompok tani) setiap malam jum’at kegiatan arisan ini diisi dengan membaca surah Yâsin bersama-sama dan makan-makan dan ada arisan habsy acara ini biasaya diadakan setiap malam senin kegiatan arisan ini diisi dengan pembacaan habsy juga ada arisan ibu-ibu setiap hari Jum’at bada sholat Jum’at dengan membaca surah Yâsin bersama-sama dan makan-makan.